Nurliyah S, Sos. M, Kom, terlahir
di Makassar pada 20 Juli 1977, dan merupakan anak kedua dari 6 saudara yang
berasal dari seorang ayah yang bernama Simolla
yang berprofesi sebagai PNS di RRI Makassar dan Ibu Dahlia yang seorang
Pedagang, membuat wanita satu ini memiliki sejuta mimpi dan ingin mengikuti
jejak Pers yang telah ditekuni oleh ayahnya dalam kurun waktu 40 tahun mengabdi
di RRI Makassar.
Pada tahun 1984, ia memulai
langkahnya untuk mengenyam pendidikan dasar wajib 9 tahun. Ketika duduk
dibangku Sekolah Dasar hingga ia tamat pada tahun 1990, dan melanjutkan
kejenjang berikutnya di Sekolah Menengah Pertama hingga tamat pada tahun 1993, wanita
berjilbab ini memiliki prestasi yang sangat membanggakan untuk kedua orang
tuanya, yaitu selalu memperoleh peringkat 1 dikelas. Pada tahun 1993 ia
melanjutkan lagi pendidikannya di Sekolah Menengah Atas di SMA Negeri 8
Makassar dan ketika itu juga ia selalu memperoleh peringkat 5 besar dimulai
dari kelas 1 hingga ia selesai ditahun 1996. Ditahun 1996, setelah lulus SMA,
wanita yang kini memakai behel ini kemudian melanjutkan pendidikan sarjananya ke
Perguruan Tinggi Negeri Universitas Hassanudin Makassar, Jurusan Ilmu
Komunikasi. Seketika ia menjadi Mahasiswi UNHAS, wanita satu ini sadar bahwa
Ilmu Jurnalisme dikampus hanyalah berupa teori dan konsep, namun praktiknya
harus berani terjun kelapangan. Sehingga ketika itu ia dikenal cukup aktif
dalam berbagai organisasi diantaranya HMI Makassar, Aliansi Penerbitan Kampus
Identitas Makassar, Aliansi Jurnalis Independen Makassar, dll dan mengikuti
beberapa Lomba Jurnalistik didalam dan diluar Kota Makassar dan memperoleh
banyak penghargaan selama ia mengenyam pendidikannya. Namun karena begitu
aktifnya diberbagai kegiatan dan Organisasi, wanita yang memiliki hobby membaca
dan menonton film barat ini menempuh pendidikan S1 nya selama 6 tahun, dan
memperoleh gelar S. Ikom ditahun 2002 dengan IPK yang cukup memuaskan yaitu 3,
45.
Setelah ia Lulus di Universitas
Hassanudin Makassar dengan memperoleh gelar S. Ikom ditahun 2002, Ia langsung
memulai titik karirnya sebagai Junalis disebuah Majalah Harian Trust di Jakarta
selama 1 tahun. Setelah resign dari Majalah Trust, ia ditarik oleh Majalah Masa
ditahun 2003, dan kemudian ia resign kembali ditahun 2008. Setelah itu wanita
yang memiliki paras yang cukup manis ini hijrah ke Kalimantan Timur dan bekerja
sebagai Koresponden Forum Keadilan di Tribun Kaltim dan menjadi Koordinator
Perizinan KPID Kaltim sambil melanjutkan S2 nya Jurusan Komunikasi Massa di
Universitas Hassanudin Makassar dan lulus ditahun 2010 yang lagi- lagi dengan
IPK yang cukup mengagumkan, 3, 65. Dengan segala kemampuan yang ia miliki,
wanita Makassar ini di tahun 2010 menjadi Dosen untuk Jurusan Ilmu Komunikasi
di Universitas Mulawarman Samarinda dan profesi nya di Tribun Kaltim dan KPID
Kaltim pun tetap berjalan, hingga kini dan terus berambisi untuk memperbaiki
kerangka berfikir Mahasiswa untuk lebih kritis dan meningkatkan minat baca,
serta mengabdi dan memperbaiki Kaltim untuk kedepannya. (y)
Disusun Oleh : Tommy Hidayat
Fuad Abbas Saleh P.
Khoirul Ibad

Tidak ada komentar:
Posting Komentar